HUT RI #81

Penyuluh KUA Purwokerto Barat Ikuti Pertemuan dan Pembinaan IPARI di Klenteng Hok Tek Bio

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Banyumas — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat mengikuti kegiatan Pertemuan dan Pembinaan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kementerian Agama Kabupaten Banyumas yang dilaksanakan di Klenteng Hok Tek Bio, Pasar Wage, Purwokerto, Selasa (08/09).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, pembinaan, serta peningkatan kapasitas para penyuluh agama dalam menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, Kasi Bimas Islam Agus Setiawan, Ketua KPAI Banyumas Suwondo, serta para penyuluh agama di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penyampaian materi mengenai HIV/AIDS yang disampaikan oleh Cici dari RSUD Banyumas. Materi tersebut memberikan wawasan kepada para penyuluh mengenai HIV/AIDS, mulai dari pemahaman dasar, upaya pencegahan, hingga pentingnya edukasi kepada masyarakat.

Pembinaan seperti ini dinilai penting bagi para penyuluh agama, mengingat peran penyuluh tidak hanya memberikan bimbingan dalam aspek keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam memberikan edukasi dan pendampingan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Melalui kegiatan Pertemuan dan Pembinaan IPARI ini, diharapkan sinergi antarpenyuluh semakin kuat dan kapasitas mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. Para penyuluh juga diharapkan mampu menjadi sumber informasi yang edukatif, moderat, dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada di lingkungan masyarakat.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan, sehingga dapat memberikan pelayanan dan pembinaan yang semakin optimal kepada masyarakat. (is)