Penyuluh KUA Pekuncen Beri Tausiyah pada Acara Perpisahan Siswa RA Diponegoro 172 Tumiyang
Oleh KUA pekuncen
Tumiyang – Penyuluh Agama Islam dari KUA Pekuncen, Miftakhul Faozi, memberikan tausiyah dalam acara perpisahan siswa RA Diponegoro 172 Tumiyang. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana haru, dihadiri oleh para siswa, orang tua, dewan guru, serta tamu undangan. Senin (22/06)
Dalam tausiyahnya, Miftakhul Faozi mengajak para siswa untuk senantiasa menjaga akhlak mulia, menghormati orang tua dan guru, serta terus semangat dalam menuntut ilmu pada jenjang pendidikan berikutnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh akhlak dan kedisiplinan yang baik.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa dan agama. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta biasakan melaksanakan ibadah sejak dini agar kelak menjadi pribadi yang saleh dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Selain memberikan motivasi kepada para siswa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru RA Diponegoro 172 Tumiyang yang telah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan membimbing serta mendidik anak-anak selama masa belajar di lembaga tersebut. Kepada para orang tua, ia berpesan agar terus mendampingi dan memberikan perhatian terhadap pendidikan agama maupun karakter anak di lingkungan keluarga.
Acara perpisahan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan belajar para siswa sekaligus menandai berakhirnya masa pendidikan di tingkat Raudhatul Athfal sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah dasar. Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan kegiatan, mulai dari pembacaan doa, hafalan surat pendek, hingga pentas seni yang mendapat apresiasi dari para hadirin.
Kepala RA Diponegoro 172 Tumiyang menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan tausiyah yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pekuncen. Diharapkan pesan-pesan yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dan orang tua dalam melanjutkan proses pendidikan anak.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di RA Diponegoro 172 Tumiyang.
