Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Sifaul Qulub Jadikan Bulan Zulhijah Momentum Revolusi Spiritual

Oleh HUMAS
SHARE

Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar terus bergerak aktif dalam memberikan edukasi keagamaan bagi masyarakat pelosok desa. Kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar,  Kambali, hadir memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Sifaul Qulub yang bertempat di lingkungan RW 10, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Rabu (20/05)

Penyuluhan keagamaan kali ini mengangkat materi penting seputar “Meraih Keutamaan di Bulan Dzulhijjah”. Melalui materi ini, masyarakat diajak untuk memahami kemuliaan serta mengoptimalkan berbagai amalan ibadah di salah satu bulan yang disucikan dalam Islam tersebut.

Dalam tausiyahnya, Kambali menjelaskan bahwa Zulhijah merupakan bagian dari Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan). Beliau merujuk pada sabda Rasulullah SAW bahwa amal ibadah yang dilakukan pada 10 hari pertama di bulan Zulhijah memiliki nilai yang sangat istimewa dan lebih dicintai Allah SWT, bahkan menandingi pahala jihad fi sabilillah.

Untuk meraih keutamaan tersebut, Kambali merumuskan beberapa amalan utama yang dapat dikerjakan oleh jamaah, di antaranya:

  1. Memperbanyak Dzikir: Terutama melantunkan tahlil, takbir, dan tahmid untuk senantiasa mengagungkan asma Allah.

  2. Puasa Sunnah: Khususnya menunaikan Puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, yang memiliki fadhilah luar biasa yakni dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

  3. Memperbaiki Shalat Berjamaah: Mengoptimalkan dan memakmurkan masjid atau mushala di lingkungan sekitar melalui shalat lima waktu berjamaah.

Lebih lanjut, penyuluhan ini juga membedah secara mendalam tentang esensi ibadah kurban. Ibadah kurban tidak sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan cerminan ketulusan dan ketaatan dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Di dalamnya terdapat pesan tauhid untuk mengikis sifat egois dan keserakahan, sekaligus membawa pesan sosial berupa kepedulian untuk saling berbagi kebahagiaan dengan warga RW 10 Desa Cihonje.

Selain kurban, jamaah juga diajak untuk meneladani semangat ibadah haji. Meskipun belum semua umat Islam memiliki kesempatan berangkat ke tanah suci, hikmah tentang persatuan, kesetaraan tanpa memandang derajat sosial, serta kesiapan diri untuk terus meningkatkan ketakwaan harus tetap diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir penyuluhan, Kambali mengajak seluruh jamaah MT Sifaul Qulub untuk menjadikan momen bulan Zulhijah ini sebagai sarana "revolusi spiritual" guna meningkatkan kedisiplinan dan kualitas ibadah secara berkelanjutan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh warga RW 10 Desa Cihonje senantiasa dianugerahi keberkahan, kesehatan, kemakmuran, serta kekuatan oleh Allah SWT untuk istiqamah dalam menjalankan amal shalih.