Penyuluh KUA Ajibarang: Ujung Tombak Kemenag Banyumas

Oleh HUMAS
SHARE

Ajibarang – Para penyuluh agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Ajibarang tampak sibuk mengisi rutinitas harian di kantor saat tidak bertugas di luar. Beberapa di antaranya merampungkan laporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Triwulan I, menyiapkan naskah materi penyuluhan, bimbingan (bimwin), hingga menggarap tugas-tugas pendukung lainnya. Selasa (28/04)

Zainur menyampaikan, “Tupoksi penyuluh agama adalah di medan kepenyuluhan. User kami adalah umat Islam. Maka, setiap penyuluh harus hadir di wilayah binaan, mengenal masyarakat secara baik, serta berinteraksi langsung. Di kantor, kami kerjakan administrasi, bantu staf, serta layani bimbingan perkawinan dan konsultasi.”

Muhammad Shodiq Ma’mun, salah satu penyuluh agama, menyatakan bahwa rutinitas ini menjadi bagian dari komitmen mereka sebagai ujung tombak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas yang berbasis di KUA Ajibarang. “Kami harus siap menangani dan melayani kebutuhan masyarakat kapan saja, termasuk memantau informasi di wilayah binaan agar permasalahan keagamaan tidak berpotensi menimbulkan konflik,” ujarnya.

KUA Ajibarang memiliki delapan penyuluh andal, yaitu Muhammad Zainur Rakhman, Muhammad Khoeroni Rosyid, Muhammad Shodiq Ma’mun, Ahmad Shoim, Mintoro, Anita, Muji Rahayu, dan Iis Yuliati. Wilayah binaan mereka dibagi secara merata ke 15 desa di Kecamatan Ajibarang.

Pembagian tugas ini diharapkan memastikan masyarakat selalu ter?update dengan informasi KUA dan memperkuat nilai-nilai keagamaan, sehingga potensi perselisihan atau perpecahan di tingkat desa dapat diminimalisir dan harmoni sosial tetap terjaga.