Penyuluh Kemranjen Dorong Gerakan Stop Bullying di SDN Kedungpring
Oleh KUA KEMRANJEN
Kemranjen – Dalam upaya memperkuat sinergi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan, Sigit Panuntun, Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, melakukan silaturahmi sekaligus sharing program gerakan Stop Bullying bersama keluarga besar SD Negeri Kedungpring. Jumat (07/08)
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk berdiskusi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari tindakan perundungan. Sigit menyampaikan bahwa pencegahan bullying perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan guru, siswa, orang tua, serta seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan karakter anak.
Dalam sharing tersebut, Sigit juga mengajak pihak sekolah untuk terus menanamkan nilai-nilai akhlak, saling menghormati, empati, dan kepedulian antarsiswa. Gerakan Stop Bullying diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah.
Kepala SD Negeri Kedungpring, Suyanto, menyambut baik kedatangan Sigit Panuntun serta gagasan gerakan Stop Bullying tersebut. Ia menyatakan berkenan untuk bekerja sama dalam upaya memberikan edukasi dan pendampingan kepada para siswa agar tercipta lingkungan pendidikan yang positif dan kondusif.
“Sekolah menyambut baik program ini dan siap bekerja sama. Pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama demi kebaikan dan masa depan anak-anak,” ungkap Suyanto.
Silaturahmi dan sharing tersebut diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan antara KUA Kemranjen dan SD Negeri Kedungpring dalam penguatan pendidikan karakter serta pencegahan bullying di lingkungan sekolah. (W)
