HUT RI #81

Penyuluh Hadiri Muktamar NU ke-35

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menunjukkan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang berlangsung di Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dengan terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam para muassis atau pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengenang jasa dan perjuangan para ulama yang telah meletakkan dasar perjuangan NU dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan. Senin (31/08)

Ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi spiritual sebelum mengikuti semangat Muktamar NU ke-35. Bagi Penyuluh Agama, perjuangan para muassis NU merupakan teladan penting dalam menjaga tradisi keilmuan, dakwah, persatuan umat, serta pengabdian kepada masyarakat.

Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Sarif, menyampaikan bahwa ziarah kepada para muassis NU bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para ulama. “Sebelum kita mengikuti dan menghormati Muktamar NU ke-35, alangkah baiknya kita terlebih dahulu ziarah kepada para muassis NU. Kita mengenang perjuangan mereka sekaligus memohon doa agar perjuangan NU senantiasa mendapat keberkahan,” ungkap Sarif.

Menurutnya, Muktamar NU merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen organisasi dalam memberikan manfaat bagi umat dan bangsa. Semangat para muassis perlu terus diwariskan kepada generasi penerus, terutama melalui penguatan dakwah yang moderat, pelayanan keagamaan, serta pembinaan masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui ziarah tersebut, Penyuluh Agama KUA Wangon berharap semangat Muktamar NU ke-35 dapat menjadi momentum memperkuat ukhuwah, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Nilai keteladanan para muassis diharapkan terus menjadi inspirasi dalam menjalankan tugas pelayanan dan pembinaan umat.(srf)