Penyuluh Diskusikan Kemajuan MT Nurul Hidayah Desa Wangon
Oleh KUA Wangon
Banyumas--Penyuluh Agama Islam KUA Wangon memanfaatkan suasana santai bersama jamaah MT Nurul Hidayah Wangon untuk berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kemajuan umat Islam di Desa Wangon. Pertemuan berlangsung dengan suasana akrab sambil menikmati kopi dan berbincang ringan. Jumat (04/09)
Meskipun dikemas secara santai, pembicaraan yang berlangsung memiliki nilai penting bagi pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Berbagai gagasan dan kondisi yang berkembang di tengah umat menjadi bahan diskusi, termasuk upaya meningkatkan kegiatan keagamaan, memperkuat silaturahmi, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan keumatan.
Penyuluh Agama KUA Wangon, Sarif, mengatakan bahwa komunikasi dengan jamaah tidak harus selalu dilakukan dalam suasana formal. “Kadang ngobrol santai sambil ngopi justru membuat komunikasi lebih cair. Dari obrolan seperti ini kita bisa mengetahui kondisi umat sekaligus menggali gagasan bersama untuk kemajuan masyarakat Desa Wangon,” ungkapnya.
Salah seorang jamaah MT Nurul Hidayah, Sutarno, menyambut baik kegiatan diskusi santai tersebut. Menurutnya, kesempatan berbincang langsung dengan Penyuluh Agama memberikan ruang bagi jamaah untuk menyampaikan berbagai pandangan dan masukan. “Suasananya santai, tetapi pembahasannya sangat bermanfaat. Kami bisa berdiskusi dan menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan jamaah,” tuturnya.
Kegiatan ngobrol santai tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan Penyuluh Agama dalam membangun komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Melalui dialog yang terbuka dan penuh kekeluargaan, diharapkan terbangun sinergi antara Penyuluh Agama dan jamaah MT Nurul Hidayah dalam merancang kegiatan yang mampu memperkuat kehidupan keagamaan serta mendorong kemajuan umat Islam di Desa Wangon.(srf)
