Penyuluh Bahas Keteladanan Nabi Yunus dan Kekuatan Tasbih di MT An-Najah Kaliwangi
Oleh KUA purwojati
Banyumas, Jumat (18/9/2026) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwojati, Aminudin, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan (Bimluh) bersama jamaah MT An-Najah Kaliwangi. Dalam kesempatan tersebut, Aminudin menyampaikan materi yang mengangkat kandungan firman Allah SWT dalam QS. Ash-Shaffat ayat 143–144:
“Sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak bertasbih, niscaya dia akan tetap tinggal di dalam perut ikan itu sampai hari kebangkitan.”
Aminudin menjelaskan bahwa ayat tersebut berkaitan dengan kisah Nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan. Dalam kondisi yang sangat sulit, Nabi Yunus AS tetap mengingat dan bertasbih kepada Allah SWT. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bahwa seorang hamba hendaknya senantiasa menjaga hubungan dengan Allah, baik ketika berada dalam kelapangan maupun saat menghadapi kesulitan.
Menurut Aminudin, kebiasaan berzikir dan bertasbih bukan hanya dilakukan ketika seseorang sedang mengalami masalah. Mengingat Allah perlu dibangun menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hati senantiasa dekat dengan-Nya dan memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai keadaan.
Melalui Bimluh tersebut, jamaah MT An-Najah Kaliwangi diajak untuk memperbanyak tasbih, zikir, doa, dan amal saleh. Kisah Nabi Yunus AS diharapkan menjadi pengingat bahwa seorang Muslim perlu selalu kembali kepada Allah serta tidak berhenti memohon pertolongan dan ampunan-Nya dalam setiap keadaan. (tum)
