HUT RI #81

Penuh Kekhusyukan, Tim KUA Somagede Gelar Peringatan Maulid Nabi Bersama MT Al Mawaddah

Oleh KUA Somagede
SHARE

Somagede – Suasana penuh cinta dan rindu kepada Rasulullah SAW menyelimuti Masjid Al Amanah, Desa Kanding pada Kamis pagi. Tim KUA Somagede kembali melaksanakan kegiatan rutin mingguan bersama majelis binaannya, yaitu Majelis Taklim Al Mawaddah, yang kali ini dikemas istimewa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kamis (03/09)

Acara diawali dengan pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji yang dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional, Budiman. Suasana haru dan khidmat mencapai puncaknya saat mahalul qiyam, di mana seluruh jamaah berdiri seraya mengumandangkan sholawat sebagai ungkapan rasa cinta yang mendalam kepada Nabi Agung Muhammad SAW.

Setelah pembacaan maulid usai, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Bapak Budiman. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan sebuah hadis muttafaqun 'alaih yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik RA tentang seorang warga suku pedalaman (Arab Badui) yang bertanya mengenai hari kiamat.

Beliau mengutipkan lafaz hadis yang artinya: "Dari Anas RA, bahwasanya ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW tentang hari kiamat. Ia berkata, 'Kapan hari kiamat itu datang?' Nabi SAW balik bertanya, 'Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya?' Laki-laki itu menjawab, 'Tidak ada, hanya saja aku mencintai Allah dan Rasul-Nya.' Maka Nabi SAW bersabda: Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai." (HR. Bukhari No. 6171 dan Muslim No. 2639)

Budiman menjelaskan betapa bahagianya para sahabat Nabi ketika mendengar sabda ini, karena memberikan harapan besar bahwa mahabbah (rasa cinta) kepada Rasulullah SAW dapat menjadi perantara keselamatan di akhirat kelak.

Menutup tausiyahnya, Budiman juga mengajarkan amalan doa kepada para jamaah. Doa ini dipanjatkan agar senantiasa dikaruniai rasa cinta kepada Allah SWT, mencintai Nabi-Nya, serta mencintai segala amalan dan perkara yang dapat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga menjadi pengingat bagi warga Desa Kanding untuk terus memupuk rasa cinta kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (NurY)