Pendalaman Materi dan Shalat Dhuha Berjamaah Warnai Aktivitas Siswa

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Suasana di MTs Negeri 3 Banyumas terasa khidmat sekaligus penuh semangat. Di satu sisi, siswa kelas IX mengikuti pendalaman materi sebagai persiapan menghadapi rangkaian ujian akhir tahun. Di sisi lain, siswa kelas VII dan VIII menjalani program penguatan karakter madrasah melalui pelaksanaan shalat dhuha berjama’ah yang dilaksanakan secara terjadwal dan tertib. Rabu (25/02)

Sejak pagi, ruang-ruang kelas IX dipenuhi keseriusan. Para siswa fokus menyimak arahan guru, mengulas kembali materi-materi penting, serta memperdalam pemahaman pada kompetensi yang diujikan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memantapkan kesiapan mental dan akademik mereka, agar mampu menghadapi ujian akhir tahun dengan percaya diri dan hasil optimal.

Sementara itu, sebagai bentuk pembiasaan nilai spiritual dan penguatan karakter, siswa kelas VII dan VIII melaksanakan shalat dhuha berjama’ah dalam dua sesi terpisah. Pembagian sesi dilakukan untuk menjaga kekhusyukan dan ketertiban ibadah. Suasana religius terasa menyelimuti lingkungan madrasah, menghadirkan keseimbangan antara ikhtiar akademik dan pembinaan akhlak.

Sesi pertama diikuti oleh siswa laki-laki yang dipimpin oleh guru dan tenaga kependidikan madrasah. Bertindak sebagai imam adalah Ahmad Khoerul Patihin. Dengan bacaan yang tartil dan penuh ketenangan, beliau memimpin jama’ah hingga selesai, memberikan keteladanan dalam kekhusyukan dan kedisiplinan beribadah.

Adapun sesi kedua diikuti oleh siswa perempuan yang pelaksanaannya dipimpin oleh Mustofa Nur. Pelaksanaan berlangsung tertib dan penuh kesungguhan. Para siswi mengikuti rangkaian shalat dengan khusyuk, menjadikan momentum dhuha sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dan kebersamaan.

Kegiatan pada hari itu mencerminkan komitmen madrasah dalam memadukan kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Di saat kelas IX berjuang mempersiapkan ujian akhir tahun, kelas VII dan VIII memperkuat fondasi karakter melalui ibadah berjama’ah. Harmoni antara belajar dan beribadah inilah yang menjadi ciri khas pendidikan di madrasah, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan spiritualitas.(HumasMTsN3).