Pelayanan Pernikahan Yang Profesional, Ramah, dan Humanis
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas — Menjelang hari ketika dua insan akan mengucapkan janji suci di hadapan Allah SWT, ada proses panjang yang harus dilalui dengan penuh kehati-hatian. Di balik sakralnya ijab qabul, terdapat ketelitian administrasi yang menjadi bagian penting demi menjaga keabsahan dan ketertiban sebuah pernikahan. Tugas mulia itulah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh Iskandar Zulkarnain, Penghulu KUA Jatilawang. Kamis (07/05)
Pada pelayanan pemeriksaan berkas pernikahan yang berlangsung di KUA Jatilawang, Iskandar Zulkarnain melaksanakan pemeriksaan dokumen atas nama calon pengantin Arif dan Amanda dari Desa Bantar. Dengan suasana yang hangat namun tetap khidmat, proses tersebut berjalan lancar dan penuh ketelitian.
Di hadapan tumpukan dokumen yang tersusun rapi, Iskandar Zulkarnain memeriksa satu demi satu berkas persyaratan pernikahan. Mulai dari identitas diri, surat rekomendasi, hingga kelengkapan administrasi lainnya diteliti secara cermat untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Namun lebih dari sekadar pemeriksaan administrasi, suasana di ruangan itu menyimpan harapan besar dari dua keluarga yang sedang mempersiapkan masa depan anak-anak mereka. Ada doa-doa yang diam-diam dipanjatkan orangtua. Ada rasa gugup yang tersimpan di balik senyum calon pengantin. Dan ada harapan agar rumah tangga yang akan dibangun kelak menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
“Pemeriksaan berkas ini penting untuk memastikan proses akad nikah berjalan tertib, sah, dan tidak menemui kendala di kemudian hari,” ujar Iskandar Zulkarnain dengan penuh ketenangan.
Dengan tutur kata yang lembut dan sikap yang bersahaja, ia juga memberikan arahan kepada calon pengantin mengenai pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam membangun rumah tangga. Sebab pernikahan, menurutnya, bukan sekadar seremoni sehari, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran, pengertian, dan tanggung jawab.
Bagi Arif dan Amanda, proses pemeriksaan berkas itu menjadi salah satu langkah awal menuju hari paling bersejarah dalam kehidupan mereka. Di balik lembaran dokumen yang diperiksa dengan saksama, tersimpan kisah cinta, restu orangtua, dan impian tentang masa depan yang hendak dibangun bersama.
KUA Jatilawang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pelayanan administrasi pernikahan yang profesional, humanis, dan penuh kepedulian. Ketelitian dalam setiap proses menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesucian akad yang kelak akan mengikat dua hati dalam satu janji suci.
Dan di ruang pelayanan yang sederhana itu, Iskandar Zulkarnain kembali menunjukkan bahwa tugas seorang penghulu bukan hanya memastikan lengkapnya berkas, melainkan juga menjaga agar setiap langkah menuju pernikahan berjalan dengan tenang, bermartabat, dan penuh keberkahan.
