Optimalisasikan Kunjungan, Penyuluh KUA Purwokerto Barat Dampingi Mustahik Pasir Kidul
Oleh KUA Purwokerto Barat
Purwokerto – Dalam rangka mengoptimalkan program pendampingan kepada penerima manfaat zakat produktif, Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Zumrotus Sangadah, melanjutkan kegiatan pendampingan Mustahik Usaha Produktif BAZNAS Provinsi Jawa Tengah di Kelurahan Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bantuan modal usaha yang diberikan mampu berkembang dan meningkatkan kesejahteraan mustahik. Selasa (04/08)
Dalam kunjungan tersebut, Zumrotus Sangadah menemui salah satu penerima manfaat bantuan modal usaha dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Ibu Karsem, yang mengembangkan usaha home industry berupa pembuatan nasi rames dan aneka gorengan.
Pendampingan dilakukan melalui dialog langsung untuk mengetahui perkembangan usaha, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memberikan motivasi agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang. Selain itu, pendampingan juga bertujuan mendorong para mustahik agar semakin mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan usaha yang lebih baik.
Zumrotus Sangadah menyampaikan bahwa pendampingan tidak berhenti pada penyaluran bantuan modal, tetapi juga mencakup pembinaan dan pemantauan secara berkala sehingga bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan.
"Melalui pendampingan ini diharapkan usaha yang dijalankan oleh para mustahik terus berkembang, sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan pada akhirnya menjadi lebih mandiri," ujarnya.
Ibu Karsem mengaku bersyukur atas bantuan modal usaha yang diterimanya dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam menambah peralatan maupun bahan baku usaha sehingga produksi nasi rames dan gorengan dapat berjalan lebih optimal.
Program pendampingan Mustahik Usaha Produktif merupakan salah satu bentuk sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dengan Penyuluh Agama Islam dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan para penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya, meningkatkan taraf hidup keluarga, serta mewujudkan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. (is)
