Ngobrol Pagi Bersama Pengadilan Negeri, Kakan Bahas Panggung Sandiwara Dunia
Oleh HUMAS
Purwokerto (humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banyumas, H. Ibnu Asaddudin, menghadiri dan memberikan pembinaan mental rutin bagi Keluarga Besar Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto. Acara ini berlangsung hangat dalam format "Ngobrol Pagi" di Musholla Al Muzan PN Purwokerto. Kamis (16/10)
Dalam materinya, H. Ibnu Asaddudin menyampaikan pesan spiritual yang mendalam, mengibaratkan kehidupan dunia sebagai sebuah panggung sandiwara. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya peran individu dalam kehidupan untuk kemaslahatan bersama.
"Tuhan sudah menyediakan dunia ini sebagai sandiwara, dan setiap kita diberi peran menjadi aktor di panggung tersebut. Maka, jadilah aktor terbaik untuk memerankan peranannya demi kebahagiaan dan kemaslahatan umat," ujar H. Ibnu Asaddudin.
Beliau melanjutkan, tindakan kita semata adalah sebagai wakil Tuhan. "Apa yang kita lakukan semata sebagai wakil Tuhan untuk selalu menebarkan cinta dan kasih sayang di alam semesta dan sesama." lanjutnya.
Kepala Kankemenag juga menyentuh aspek spiritualitas dan pentingnya meneladani kearifan, dengan mengutip kalimat dalam bahasa Arab: Lama kaana kullu man intasaba ila syaikhin min masyayikh al-thariqati yanbaghi lahu an ya'rifa mabniya thariqatihi wa adzkarahu wa-awradahu wa-silsilatahu li-tazida rughbatuhu wa-tata'akkada mahabatuhu yang artinya "Tatkala seseorang hendak menempuh jalur thariqah seorang guru, sebaiknya ketahui dahulu prinsip dasar thariqah tersebut, zikir, wirid, serta silsilahnya agar bisa ditumbuhkan kesukaan dan kecintaan terhadap ajaran tersebut"
Pesan penutup yang disampaikan H. Ibnu Asaddudin berfokus pada transformasi diri. Beliau mengajak seluruh pegawai PN Purwokerto untuk "Teruslah memetamorfosis diri dari manusia yang hanya banyak bicara, banyak menjelaskan, dan banyak mempraktikkan menjadi manusia yang menginspirasi Indonesia" pungkasnya.
Kegiatan pembinaan mental ini menjadi wujud sinergi antara Kemenag dan lembaga peradilan dalam memperkuat integritas dan spiritualitas ASN, agar mereka dapat menjadi "aktor terbaik" dalam menjalankan tugas negara. (del)
