HUT RI #81

Murid SD Korwil Baturraden Bersinar di Pentas IDOLA RRI Purwokerto

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto — Koordinator Wilayah Kecamatan Dinas Pendidikan (Korwilcam Dindik) Baturraden melaksanakan kegiatan Penampilan Sahabat IDOLA (Indonesia Layak Anak) di Aula RRI Purwokerto. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi murid-murid terbaik dari sejumlah sekolah dasar di wilayah Baturraden untuk menampilkan beragam talenta dan kreativitas sekaligus mengaktualisasikan pembelajaran mendalam yang menyenangkan atau joyful learning. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri melalui berbagai potensi nonakademik yang mereka miliki. Ikut hadir dalam kegiatan Kirwilcam Dindik Baturraden, Pengawas PAI, Pengawas SD, Penilik dan K3S Wilayah Baturraden. Selasa (08/09)

Korwilcam Dindik Baturraden, Wuryanto, menyampaikan bahwa Baturraden kembali menunjukkan semangat dan prestasinya setelah berhasil menorehkan sejumlah capaian di tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, penampilan murid di RRI Purwokerto menjadi momentum untuk memberikan ruang aktualisasi kepada anak-anak agar tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga mampu mengeksplorasi bakat, kreativitas, dan keberanian tampil di hadapan publik. “Hari ini Baturraden kembali menyala. Murid-murid terbaik kita hadir dengan multitalentanya untuk menunjukkan bahwa prestasi dapat tumbuh melalui pembelajaran yang menyenangkan,” ungkapnya.

Pengawas PAI Kankemenag Kabupaten Banyumas wilayah Baturraden, Dudiyono, menekankan pentingnya membangun kecerdasan murid secara seimbang. Kecerdasan intelektual yang diperoleh melalui proses pembelajaran di sekolah perlu berjalan beriringan dengan kecerdasan emosional, sosial, dan spiritual melalui berbagai pembiasaan, termasuk seni dan kreativitas. Menurutnya, kegiatan Penampilan Sahabat IDOLA memiliki peran strategis dalam mempertemukan prestasi akademik dan nonakademik, sekaligus membentuk generasi yang berkarakter religius, humanis, santun, dan memiliki nilai-nilai moderasi. Keseimbangan antara kemampuan intelektual dan seni diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu menghargai sesama dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Sementara itu, Pengawas SD Korwilcam Baturraden, Nofitasari, menjelaskan bahwa gerakan IDOLA (Indonesia Layak Anak) hadir untuk memberikan ruang apresiasi dan inspirasi bagi anak-anak Indonesia. Anak-anak membutuhkan sosok idola yang bukan sekadar terkenal, melainkan memiliki karakter baik, berprestasi, santun, bertanggung jawab, serta mampu memberikan pengaruh positif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti perwakilan murid dari SDN 1 Purwosari, SDN 1 Karangtengah, SDN 1 Karangmangu, SDN 1 Rempoah, SD Islam Darul Qur'an, dan SD Islam Al Azhar. Melalui kegiatan tersebut, para murid diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan potensinya sekaligus menjadikan prestasi, kreativitas, dan keteladanan sebagai bagian dari proses tumbuh menjadi generasi Indonesia yang layak anak.