MTs Negeri 2 Banyumas Perkuat Inovasi Layanan Melalui Pemantapan Proposal Agen Perubahan

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas (Humas) – MTs Negeri 2 Banyumas terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui penguatan inovasi di lingkungan madrasah. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Pemantapan Proposal Inovasi Agen Perubahan yang diikuti oleh tim pelaksana agen perubahan di MTsN 2 Banyumas. Jumat (10/04)

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 2 Banyumas, Taufik, menyampaikan surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah terkait penyusunan dan pengajuan inovasi pada setiap satuan kerja. Penyampaian ini menjadi dasar penting dalam mendorong seluruh unit kerja untuk menghadirkan inovasi yang berdampak nyata.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MTs Negeri 2 Banyumas, Atik Restusari, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya inovasi sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. Ia menekankan bahwa inovasi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Inovasi bukan sekadar program, tetapi merupakan kebutuhan. Melalui inovasi ini, kita ingin menghadirkan layanan madrasah yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Atik Restusari.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Indriyati selaku Waka Kurikulum dan Tim Pelaksana Agen Perubahan MTs Negeri 2 Banyumas memaparkan proposal inovasi madrasah yang telah disusun. Pemaparan berlangsung secara interaktif dengan adanya diskusi, masukan, serta saran dari seluruh tim pelaksana guna menyempurnakan proposal yang akan diajukan.

“Kami berharap inovasi ini dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan madrasah dengan pendekatan yang sederhana namun berdampak luas,” ungkap Indri.

Berbagai aspek yang menjadi perhatian dalam pembahasan antara lain kesiapan sumber daya, efektivitas implementasi, serta keberlanjutan program. Hal ini penting agar inovasi yang dirancang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengguna layanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proposal inovasi yang disusun semakin matang dan siap untuk diimplementasikan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen MTs Negeri 2 Banyumas dalam mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama. (Ind/mtsn2bms)