Menjaga Awal Sebuah Kesucian, Penghulu KUA Teliti Berkas Pernikahan Catin
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas — Di balik riuh kehidupan yang terus bergerak cepat, ada tangan-tangan tulus yang bekerja dalam diam demi menjaga kesakralan sebuah pernikahan. Di Kantor Urusan Agama Jatilawang, Iskandar Zulkarnain selaku Penghulu KUA Jatilawang melaksanakan pemeriksaan dan validasi berkas-berkas pernikahan calon pengantin atas nama Muhamad Setiawan dan Dina Turfatmawati dari Desa Bantar. Jumat (29/05)
Dengan penuh ketelitian, satu per satu dokumen diperiksa secara cermat. Mulai dari identitas diri, surat rekomendasi, hingga berbagai kelengkapan administrasi lainnya dipastikan sesuai dan valid agar proses pernikahan dapat berjalan lancar, tertib, dan sah menurut ketentuan yang berlaku.
Meski tampak sederhana, pekerjaan tersebut menyimpan tanggung jawab yang besar. Sebab di balik setiap lembar berkas yang diperiksa, ada harapan dua insan yang sedang bersiap membangun rumah tangga. Ada doa orang tua yang menggantung tinggi di langit malam, memohon agar anak-anak mereka kelak hidup bahagia dalam keberkahan.
Suasana pelayanan di KUA Jatilawang hari itu terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Paryanto melayani dengan sikap ramah dan penuh kesabaran, memberikan arahan kepada calon pengantin agar seluruh proses administrasi dapat terselesaikan dengan baik.
“Validasi data itu penting agar tidak ada persoalan di kemudian hari. Pernikahan bukan hanya peristiwa bahagia hari ini, tetapi juga tentang kepastian dan perlindungan hukum bagi masa depan keluarga,” ungkap Iskandar Zulkarnain dengan penuh ketulusan.
Perkataan itu sederhana, namun sarat makna. Sebab sesungguhnya, pelayanan administrasi bukan sekadar urusan tanda tangan dan stempel, melainkan bagian dari menjaga kehormatan sebuah ikatan suci yang akan dikenang sepanjang hayat.
Di tengah dunia yang sering mengukur pekerjaan dari gemerlap dan sorotan, pengabdian seperti yang dilakukan Iskandar Zulkarnain menjadi cahaya kecil yang diam-diam menghangatkan kehidupan banyak orang. Ketelitian dan kesabarannya menjadi bukti bahwa pelayanan publik juga dapat dijalankan dengan hati.
KUA Jatilawang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya secara profesional, tetapi juga dengan sentuhan kemanusiaan yang menghadirkan kenyamanan dan ketenangan bagi setiap calon pengantin.
Bagi Muhamad Setiawan dan Dina Turfatmawati, proses pemeriksaan berkas itu mungkin hanya satu tahapan menuju akad nikah. Namun sesungguhnya, dari proses itulah perjalanan cinta mereka mulai ditata dengan keteraturan, kehormatan, dan doa-doa yang penuh harapan.
Semoga langkah menuju pernikahan yang akan mereka tempuh senantiasa diberi kemudahan, keberkahan, serta menghadirkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah hingga akhir hayat.
