Manfaatkan Mentari Pagi, Sajadah Mushola Al Fairuz Dicuci dan Dijemur
Oleh KUA Wangon
Banyumas — Memanfaatkan mentari pagi yang terik, pegawai KUA Wangon melakukan kegiatan mencuci sekaligus menjemur sajadah-sajadah yang digunakan di Mushola Al Fairuz. Kegiatan sederhana tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah di lingkungan KUA Wangon. Kamis (03/09)
Sajadah yang digunakan secara rutin tentu perlu dirawat dan dibersihkan secara berkala. Selain menghilangkan debu dan kotoran, pencucian serta penjemuran di bawah sinar matahari menjadi langkah untuk menjaga sajadah tetap bersih, kering, dan nyaman digunakan oleh pegawai maupun masyarakat yang melaksanakan ibadah di Mushola Al Fairuz.
Murti mengatakan, kegiatan mencuci dan menjemur sajadah merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan fasilitas ibadah. “Mumpung matahari pagi cukup terik, sajadah-sajadah kita cuci dan jemur agar benar-benar kering. Kebersihan mushola harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sarif menyampaikan bahwa kebersihan tempat ibadah perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, Mushola Al Fairuz bukan hanya digunakan oleh pegawai, tetapi juga menjadi tempat untuk berbagai kegiatan keagamaan. “Sajadah yang bersih membuat jamaah lebih nyaman dalam beribadah. Merawat kebersihan mushola adalah bagian dari menjaga kenyamanan dan memuliakan tempat ibadah,” tuturnya.
Kegiatan mencuci dan menjemur sajadah tersebut menjadi bagian dari kebiasaan pegawai KUA Wangon dalam merawat lingkungan Mushola Al Fairuz. Dengan memanfaatkan sinar matahari secara maksimal, sajadah dapat kembali bersih dan siap digunakan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan KUA Wangon yang bersih, sehat, dan nyaman.(srf)
