KUA Purwokerto Barat Gelar Pembacaan Kitab Dalailul Khoirot
Oleh KUA Purwokerto Barat
Purwokerto — Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat menggelar kegiatan Pembacaan Kitab Dalailul Khoirot. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program “Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Sirah Nasional” yang dicanangkan oleh Direktorat Penerangan Islam, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama Republik Indonesia. Senin (31/08)
Program tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai Senin, 31 Agustus 2026, sebagai ikhtiar untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan di tengah masyarakat.
KUA Purwokerto Barat turut mengambil bagian dalam program nasional tersebut melalui pembacaan Kitab Dalailul Khoirot. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, dengan lantunan shalawat dan doa sebagai bentuk ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Pembacaan Kitab Dalailul Khoirot juga menjadi momentum untuk memperkuat tradisi keagamaan sekaligus mengajak masyarakat menjadikan shalawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat terus diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui kegiatan ini, KUA Purwokerto Barat menunjukkan dukungannya terhadap program Kementerian Agama dalam membangun kehidupan keagamaan yang moderat, harmonis, serta berorientasi pada penguatan persaudaraan dan persatuan bangsa.
Program Gema Shalawat Kebangsaan dan Ngaji Sirah Nasional diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, menggali keteladanan perjalanan hidup beliau, serta menanamkan semangat kebangsaan dalam kehidupan umat.
Dengan dilaksanakannya kegiatan secara serentak se-Indonesia mulai hari ini, pesan keagamaan dan kebangsaan diharapkan semakin luas menjangkau masyarakat. Dari lingkungan KUA dan majelis-majelis keagamaan, semangat bershalawat dan meneladani Rasulullah SAW diharapkan dapat terus tumbuh sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (is)
