Kepala KUA Banyumas Gencarkan Sosialisasi Waspada Penipuan yang Mengatasnamakan KUA

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Kepala KUA Banyumas, Nastholih, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Kantor Urusan Agama (KUA). Imbauan ini disampaikan sebagai upaya melindungi masyarakat, khususnya calon pengantin dan pengguna layanan KUA, dari tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab. Senin (15/06)

Menurut Nastholih, KUA Banyumas tidak pernah meminta sumbangan, donasi, maupun transfer uang melalui telepon, WhatsApp, atau media sosial pribadi. Apabila ada pihak yang menghubungi dengan mengatasnamakan petugas KUA dan meminta sejumlah uang, masyarakat diminta untuk tidak langsung percaya serta segera melakukan konfirmasi kepada kantor KUA Banyumas.

"Pelayanan di KUA dilakukan sesuai prosedur resmi. Jika ada permintaan transfer dana atau pemberian data pribadi oleh pihak yang mengaku dari KUA, besar kemungkinan itu adalah modus penipuan. Masyarakat harus lebih berhati-hati dan segera melakukan klarifikasi," tegas Nastholih. Imbauan serupa juga disampaikan Kementerian Agama terkait maraknya penipuan yang mencatut nama KUA dan layanan pendaftaran nikah. 

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas, Irlia Kusdiantasi, turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memastikan informasi melalui kanal resmi atau datang langsung ke KUA Banyumas apabila menemukan hal yang mencurigakan.

Melalui edukasi yang terus digencarkan, KUA Banyumas berharap masyarakat semakin cerdas dalam menyikapi berbagai modus penipuan serta bersama-sama menjaga keamanan dan kepercayaan terhadap layanan publik di lingkungan Kementerian Agama.(Irli)