Kajian Duha KUA Sumbang: Puasa Melatih Sifat Sabar

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - KUA Sumbang kembali menyelenggarakan Kajian Duha, bertempat di Masjid Al?Ishlah. Kegiatan rutin yang digelar setiap pekan ini menjadi salah satu upaya KUA untuk memperkuat literasi keagamaan masyarakat, khususnya terkait amaliah ibadah menjelang bulan suci. Kamis (04/03)

Kajian kali ini menghadirkan pemateri Waryati, staf KUA Sumbang, yang sudah dikenal aktif memberikan pembinaan keagamaan di wilayah tersebut. Beliau mengangkat tema “Puasa Melatih Sifat Sabar”, tema yang dianggap sangat relevan mengingat pentingnya membangun kesiapan mental dan spiritual dalam menyambut ibadah puasa.

Dalam penyampaiannya yang lugas dan penuh keteduhan, Waryati menjelaskan bahwa puasa bukan semata ritual menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa adalah proses pembentukan karakter yang mengajarkan umat muslim untuk menahan diri—baik dari perilaku, ucapan, maupun emosi yang dapat mengurangi nilai ibadah. Beliau menekankan bahwa sabar merupakan aspek penting yang melekat erat dengan tujuan utama ibadah puasa.

Beliau juga menguraikan tiga bentuk kesabaran yang dilatih melalui puasa: sabar dalam menjalankan perintah Allah, sabar dalam menjauhi larangan, dan sabar ketika menghadapi ujian. Ketiganya merupakan bagian penting dari pembentukan pribadi muslim yang tangguh dan berakhlak mulia.

Para jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya kajian. Beberapa peserta bahkan menyampaikan pertanyaan dan pengalaman pribadi terkait bagaimana mengelola emosi dan menjaga kesabaran dalam aktivitas sehari?hari. Suasana kajian pun berlangsung interaktif, penuh kehangatan, dan memberikan ruang bagi jamaah untuk lebih mendalami makna sabar dalam praktik kehidupan.

Di akhir sesi, Waryati mengajak jamaah untuk menjadikan momen puasa sebagai kesempatan memperbaiki diri, memperhalus akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah dan sesama. Dengan menerapkan nilai sabar dalam keseharian, diharapkan ibadah puasa dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas spiritual maupun sosial.

Melalui kegiatan Kajian Duha ini, KUA Sumbang berharap masyarakat dapat memahami lebih dalam hikmah puasa dan semakin siap menyambut bulan suci dengan hati yang lapang, jiwa yang tenang, serta tekad memperbaiki diri.