Jaring Calon Petuga Haji Yang Melek IT Melalui CAT

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas)- Sebanyak 51 calon petugas haji TPIH dan TPHI  formasi Kanwil Kemenag Jawa Tengah mengikuti seleksi tahap pertama di D Garden Resto Purwokerto, Sabtu (23/12)

CAT seleksi TPIHI dan TPHI masa pemberangkatan haji tahun 2024 ini diikuti oleh 51 peserta calon petugas haji yang berhasil di verval, dari 98 orang yang mendaftar.

Dalam laporannya ketua panitia seleksi, Kasubbag TU Muhammad Wahyu Fauzi Aziz menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini untuk mencari petugas haji yang profesional dan kompten.

“ Total pendaftar ada 98 orang, tidak membuat akun 18 orang, tidak melengkapi berkas 12 orang, gagal verifikasi 17 orang, dan berhasil terverifikasi 51 orang.” ujarnya.

“ Dari 51 orang tersebut terdiri dari TPHI 14 orang, TPIHI 7 orang, Petugas pelayanan akomodasi 16 orang, pelayanan konsumsi 8 orang, pelayanan transportasi 3 orang, Bimbingan ibadah 1 orang.” ujarnya lebih lanjut.

Kementerian Agama berharap seleksi petugas haji ini dapat menghasilkan petugas-petugas yang profesional. Nantinya diharapkan petugas-petugas haji yang terpilih adalah mereka yang benar-benar memiliki kompetensi yang memadai, pengetahuan yang mumpuni serta motivasi dan semangat melayani para jamaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin,dalam sambutannya mengatakan bahwa hampir separuh calon petugas haji ini gagal karena tidak bisa mengaplikasikan IT.

“ hal yang paling utama adalah calon petugas haji harus menguasai IT, karena nantinya disana semua laporan berbasis IT. Petugas haji yang memiliki pengetahuan, kompetensi, menguasai TIK dan motivasi menjadi salah satu faktor penting untuk tercapainya keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 ini.” ungkapnya.

“ Ditahun - tahun yang lalu banyak sekali petugas haji yang tidak mampu kemudian dikembalikan, baik itu tidak mampu melayani maupun tidak mampu integritas. Ditahun 2024 ini kita akan mencari petugas haji yang mempunyai kompetensi, sehingga ditahun 2024 ini diharapkan jamaah haji  Banyumas itu sehat waras bergas, mangkat bareng , balik bareng, mabrur bareng. Salah satu kesuksesan petugas haji adalah para jamaah haji di Arab Saudi adalah mangkat dewek balik dewek, ini bukti kesuksesan petugas haji dalam edukasinya.” ungkapnya lebih lanjut.

Tes petugas ini bertujuan dalam rangka memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat serta menjaring petugas haji yang memiliki kompetensi, integritas dan dedikasi yang baik secara terbuka dan transparan.

“ Alhamdulillah saat ini saya bisa mengikuti seleksi calon petugas haji untuk yang pertama kalinya ini, harapan saya bisa lolos sampai tahap berikutnya. Kalau melihat dari soal soal yang harus dikerjakan tadi susah, karena itu pengaplikasian saat ibadah haji di Arab Saudi, sementara saya belum pernah berangkat haji.” terang Rose, salah satu peserta seleksi.(Yud)