Jadilah Generasi Penerus Yang Moderat
Oleh Dudiyono
Purwokerto: SMA Negeri 4 Purwokerto (SMAPA) menggelar kegiatan amaliah Ramadhan 1443 H berupa Pengajian Sabtu Pagi (PSP) secara virtual. Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (09/04) tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala, Guru dan Karyawan serta diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X baik MIPA maupun IPS yang beragama Islam melalui aplikasi Google Meeting.
Kepala SMA Negeri 4 Purwokerto, Wasono Ardi Saputro dalam sambutannya menyampaikan, “Kami sampaikan apresiasi kepada Rohis Akhdir yang telah mengadakan kegiatan PSP dan kegiatan amaliah Ramadhan lainnya, semoga dalam bulan suci Ramadhan ini banyak kegiatan yang memberikan manfaat bagi sesama baik di dunia maupun di akhirat. Kami harapkan dengan adanya kegiatan Pengajian Sabtu Pagi peserta didik dapat melakukan kegiatan kegiatan yang positif seperti contoh yang sudah dilaksanakan, yaitu tadarus Al-Qur'an”, ungkapnya.
Dudiyono selaku pembicara dalam kegiatan Pengajian Sabtu Pagi, yang juga Ketua MGMP PAI SMA Kabupaten Banyumas menyampaikan materi tentang Quantum Generasi Muslim Moderat.
“Indikasi moderasi beragama itu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan akomodatif terhadap budaya lokal. Moderasi bergama memiliki sikap yang menghindari truth claim, menggunakan teologi inklusif, keinginan merubah dengan santun dan bertahap, serta ia akan memperoleh kekuasaan setelah menabur kebaikan terhadap sesama”, jelasnya.
Ia berharap, generasi hari ini yang nantinya akan menjadi penerus masa depan bahgsa dan agama menjadi generasi muslim yang moderat, sehingga selalu bersikap adil dan berimbang. Sikap adil berarti Tidak berat sebelah atau tidak memihak; berpihak kepada kebenaran; dan sepatutnya/ tidak sewenang-wenang. Dan berimbang yakni Antara akal dengan wahyu, antara hak dengan kewajiban, antara jasmani dengan rohani, antara keharusan dengan kesukarelaan, antara kepentingan individual dengan kemaslahatan atau kepentingan umum, antara teks agama dan ijtihad para tokoh agama, jelas Dudi.
Saifur Ro'yi, Pembina Rohis Akhdir SMA Negeri 4 Purwokerto menyampaikan, “kegiatan ini diadakan secara terbatas atau virtual melalui Google Meeting karena disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada saat ini. Semoga dengan kegiatan Pengajian Sabtu Pagi secara virtual ini peserta didik dapat mengikuti dengan baik, sehingga mendapatkan ilmu-ilmu yang banyak serta bermanfaat. Untuk kegiatan kedepannya jika kondisi lebih membaik Insya Allah kegiatan dilaksanakan secara offline”, pungkasnya singkat. (DU)
