Guru MTs Muhammadiyah Diajak Ubah Mindset: Dari Menghafal Jadi Pembelajaran Mendalam Penuh Cinta

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – MTs Muhammadiyah Sirau menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam dan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari supervisi akademik dan berlangsung penuh semangat dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sabtu (08/11)

Kepala Madrasah, Ahmad Rifa’I, memberikan motivasi tinggi kepada seluruh guru agar aktif mengikuti IHT. Tujuannya jelas yakni hasil IHT harus segera diimplementasikan dalam penyusunan rencana pembelajaran dan pelaksanaan di kelas.

Narasumber utama, Wasmad Istikomah, yang juga Pengawas Pendamping madrasah, memaparkan materi krusial. Materi yang disampaikan meliputi Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset), Konsep KBC, Pembelajaran Mendalam, hingga panduan praktis penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam Berbasis Cinta.

Istikomah menekankan bahwa guru harus memiliki pola pikir bertumbuh yang siap menerima pengetahuan dan wawasan baru agar tidak tertinggal oleh pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi.
"Guru harus tahu, paham, dan mau mencoba. Artinya, guru harus siap mencoba menyusun rencana pembelajaran mendalam berbasis cinta sesuai dengan kondisi madrasahnya masing-masing, dan melaksanakan pembelajaran mendalam dengan penuh cinta pula," jelas Istikomah.

Diharapkan, IHT ini menjadi momentum bagi para guru untuk meningkatkan literasi dan menerapkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada hasil kognitif, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan cinta belajar pada siswa.

Pendampingan dan pembimbingan penyusunan perencanaan pembelajaran ini tidak berhenti di IHT, melainkan akan terus dipantau pada kunjungan madrasah berikutnya untuk memastikan implementasi berjalan optimal. (istik/del)