Gerak Cepat Pengawas Tangani 6 Madrasah Binaan Baru dengan Lima Program 'MORAL' Inovatif

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Seiring dengan purna tugasnya beberapa Pengawas Madrasah, terjadi penyesuaian beban kerja di lingkungan Kantor Kemenag Banyumas. Pengawas Madrasah, Siti Muflikhah (yang akrab disapa I'ah), kini mendapat tambahan enam madrasah binaan baru, salah satunya adalah MTs Ma’arif NU Assalam Kemranjen. Senin (10/11)

Dengan penambahan ini, total madrasah binaan yang dipegang Siti Muflikhah kini mencapai 19 madrasah, meliputi 6 Madrasah Aliyah dan 13 Madrasah Tsanawiyah yang tersebar di wilayah Tambak, Kemranjen, Rawalo, Jatilawang, Purwojati, dan Purwokerto.

Dalam kunjungan perkenalan perdananya, I'ah langsung memaparkan program kerjanya yang dikemas dalam inisiatif Lima Program 'MORAL' yang inovatif:

Lima Program ‘MORAL’ Siti Muflikhah :
Moralis: Memotivasi madrasah untuk menulis, baik berupa berita kegiatan maupun karya tulis ilmiah.
Moratas: Memotivasi madrasah untuk berprestasi, didorong aktif mengikuti berbagai olimpiade dan lomba, baik online maupun offline.
Moratif: Memotivasi madrasah agar kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran dan manajemen.
Moratal: Memotivasi untuk digitalisasi madrasah di berbagai aspek pelayanan dan akademik.
Morania: Memotivasi madrasah untuk mendunia melalui pemanfaatan media sosial dan branding yang kuat.

Fitriyati, selaku Kepala MTs Ma’arif NU Assalam Kemranjen, menyambut baik dan penuh harap kedatangan pengawas barunya.
"Kami adalah madrasah kecil, baru ada 4 rombel yang sebagian besarnya adalah santri dari Pondok Pesantren Assalam Kemranjen. Kami sangat membutuhkan bimbingan dari pengawas madrasah untuk kemajuan dan peningkatan kualitas pembelajaran," ujar Fitriyati.

Kunjungan ini menjadi awal yang positif bagi MTs Ma’arif NU Assalam Kemranjen dan madrasah binaan baru lainnya, mendapatkan pendampingan terstruktur dan termotivasi untuk mencapai prestasi tinggi melalui program-program inovatif Pengawas Siti Muflikhah. (I'ah/del)