HUT RI #81

Doa Pembuka Iringi Pembekalan Pendamping Mustahiq BAZNAS Jawa Tengah di Purwokerto

Oleh KUA purwojati
SHARE

Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Purwojati, Muhamad Zaelani, mendapat amanah untuk memimpin doa pada kegiatan Pembekalan Pendamping Mustahiq Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah di Hotel Aston Purwokerto. Rabu (02/09).

Kegiatan pembekalan tersebut diikuti oleh peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Banyumas, Brebes, Purbalingga, Cilacap, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kota Tegal.

Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Zaelani, memimpin doa sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan permohonan kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian pembekalan diberikan kelancaran, keberkahan, serta menghasilkan ilmu dan pemahaman yang dapat diterapkan dalam menjalankan tugas pendampingan kepada mustahiq.

Pembekalan pendamping mustahiq menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pemberdayaan penerima manfaat. Pendamping diharapkan mampu memberikan arahan dan pendampingan secara tepat sehingga program yang diberikan dapat membantu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mustahiq.

Kegiatan yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan zakat. Pertukaran wawasan antarpeserta diharapkan dapat memperkaya strategi pendampingan sesuai dengan karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah.

Keikutsertaan Muhamad Zaelani, dalam kegiatan tersebut menunjukkan peran Penyuluh Agama Islam dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam upaya memperkuat kebermanfaatan zakat bagi masyarakat.

Kegiatan pembekalan berlangsung di Hotel Aston Purwokerto dengan suasana tertib dan penuh semangat. Diharapkan para pendamping mampu menjalankan amanah secara profesional, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kemandirian mustahiq