Di Ujung Maret, Bimroh Menguatkan Hati Pasien
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas - Bimbingan rohani (bimroh) kembali hadir menyapa pasien rawat inap di Puskesmas Jatilawang, menjadi penutup hangat di penghujung bulan Maret. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang ini menjadi oase spiritual bagi para pasien yang tengah berjuang melawan sakit. Selasa (31/03)
Sebanyak 8 pasien dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Jatilawang mengikuti kegiatan tersebut, termasuk 2 pasien anak-anak yang turut mendapatkan perhatian dan doa. Dalam suasana yang penuh empati, penyuluh memberikan motivasi, nasihat keagamaan, serta doa-doa agar para pasien tetap kuat dan optimis dalam menjalani masa penyembuhan.
Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang menyampaikan bahwa kehadiran bimroh bukan hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai bentuk kepedulian untuk menguatkan mental dan spiritual pasien. “Kami hadir sebagai motivator, mengajak pasien untuk tetap sabar, ikhlas, dan yakin bahwa setiap sakit adalah ujian sekaligus jalan penggugur dosa,” ujarnya.
Salah satu pasien mengungkapkan rasa haru dan bahagianya atas kunjungan tersebut. “Saya sangat senang dan terharu. Kehadiran penyuluh membuat hati saya lebih tenang dan memberikan semangat untuk sembuh,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu perawat di Puskesmas Jatilawang menjelaskan bahwa jumlah pasien biasanya mengalami peningkatan setelah Hari Raya Idul Fitri. “Biasanya pasca Lebaran jumlah pasien cenderung meningkat, sehingga kegiatan seperti ini sangat membantu dari sisi psikologis pasien,” jelasnya.
Kegiatan bimroh ini menjadi bukti bahwa penyembuhan tidak hanya membutuhkan obat, tetapi juga sentuhan ruhani. Di tengah ruang perawatan yang sunyi, lantunan doa dan kata-kata penguat seakan menjadi pelita yang menyalakan harapan, mengiringi langkah para pasien menuju kesembuhan yang diidamkan. (dy)
