Cinta Lama Bersemi Kembali di Usia Senja: Kisah Haru Pasangan Menikah Lagi Setelah 15 Tahun Berpisah
Oleh KUA Somagede
Banyumas – Pepatah "sejauh mana pun burung terbang, ia akan kembali ke sangkarnya" tampaknya menjadi gambaran nyata bagi pasangan Kartomiharjo Tutur (69) dan Sumirah (63). Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Aula Balai Nikah KUA Somagede hari ini, saat keduanya kembali mengucap janji suci di hadapan penghulu. Selasa (07/04)
Pernikahan yang digelar secara khidmat ini dipimpin langsung oleh Penghulu KUA Somagede, Fairuz Mustafiq. Meski dilaksanakan di usia yang tak lagi muda, binar kebahagiaan di wajah kedua warga Desa Kemawi ini membuktikan bahwa cinta sejati tidak mengenal batas usia maupun waktu.
Di balik prosesi ijab kabul tersebut, terselip kisah perjalanan hidup yang berliku. Kartomiharjo dan Sumirah sejatinya bukanlah orang baru bagi satu sama lain. Berpuluh tahun lalu, saat masih lajang, mereka pertama kali mengikat janji setia dan dikaruniai dua orang anak.
Namun, takdir berkata lain. Badai rumah tangga membuat keduanya memutuskan untuk bercerai pada tahun 2010. Setelah perpisahan itu, Kartomiharjo sempat memulai lembaran baru dengan menikahi seorang wanita bernama Samirah. Namun, setelah 14 tahun membina rumah tangga kedua, pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian di tahun 2025.
Siapa sangka, pasca perceraian keduanya, hati Kartomiharjo justru kembali tertambat pada sosok istri pertamanya. Tanpa keraguan, beliau memantapkan niat untuk kembali meminang Sumirah, sosok yang pernah mendampinginya di masa muda.
"Ini membuktikan bahwa jodoh adalah rahasia Tuhan yang paling indah. Meski sempat berpisah belasan tahun dan menempuh jalan masing-masing, hati mereka akhirnya menemukan jalan pulang," ungkap salah satu saksi yang hadir.
Fairuz Mustafiq selaku penghulu menyampaikan bahwa pernikahan di usia senja ini memberikan pesan moral yang mendalam bagi masyarakat. Keberanian mereka untuk kembali bersatu demi masa tua bersama menunjukkan bahwa kasih sayang dan komitmen jauh lebih penting daripada sekadar urusan usia.
Kini, di masa senja mereka, Kartomiharjo dan Sumirah siap merajut kembali sisa perjalanan hidup mereka di Desa Kemawi, membuktikan bahwa cinta sejati memang selalu tahu jalan untuk kembali. (Nuryati)
