HUT RI #81

Belajar BTQ dengan Metode Belajar Sambil Bermain, Gunakan Metode Pembelajaran yang Menyenangkan Bagi Anak

KUA baturraden
KUA baturraden
05 Nov 2026
22x dibaca
Diubah oleh yudi pada 08-11-2026 12:48
SHARE


Baturraden,  Dalam upaya menanamkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an sejak dini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden, Taswati,  dan Hariyanto, melaksanakan kegiatan pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dengan pendekatan belajar sambil bermain. Kegiatan ini dirancang dengan suasana yang menyenangkan dan interaktif agar anak-anak tidak merasa jenuh selama mengikuti pembelajaran. Melalui permainan edukatif yang dipadukan dengan materi BTQ, anak-anak diajak untuk belajar mengenal, membaca, dan memahami materi Al-Qur’an dengan cara yang lebih menarik. Rabu (04/11)


Metode belajar sambil bermain dipilih karena dunia anak-anak sangat dekat dengan aktivitas bermain. Dengan pendekatan ini, proses penyampaian materi diharapkan menjadi lebih mudah diterima, dipahami, dan diingat oleh peserta didik. Taswati, dan Hariyanto,  berupaya menciptakan suasana pembelajaran yang komunikatif, sehingga anak-anak lebih berani berpartisipasi, aktif menjawab pertanyaan, serta antusias mengikuti setiap kegiatan.


Melalui kegiatan ini, penyuluh agama Islam tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga berupaya membangun kedekatan anak dengan Al-Qur’an melalui pengalaman belajar yang positif dan menyenangkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden dalam menghadirkan pendidikan keagamaan yang kreatif, edukatif, dan ramah anak.


Belajar dengan gembira, memahami dengan mudah, dan mencintai Al-Qur’an sejak dini. Karena menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an bukan hanya tentang mengajarkan cara membacanya, tetapi juga bagaimana menghadirkan pengalaman belajar yang membuat anak senang untuk terus mempelajarinya.( Tas/tum )