Asesmen Tengah Semester Berbasis Android, Siswa Kelas VII–VIII Tetap Semangat di Bulan Ramadhan

Oleh MTSN3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Suasana pembelajaran di MTs Negeri 3 Banyumas tampak dinamis sejak pagi hari. Berbeda dengan kelas IX yang melaksanakan Asesmen Akhir Tahun, siswa kelas VII dan VIII menjalani Asesmen Tengah Semester Genap berbasis digital dengan menggunakan HP Android milik masing-masing. Perangkat yang sehari-hari digunakan untuk berkomunikasi kini menjadi sarana evaluasi akademik yang praktis dan efisien. Kamis (26/02)

Pelaksanaan asesmen berlangsung tertib dan terarah. Sebelum dimulai, siswa memastikan perangkat dalam kondisi siap pakai, baterai terisi penuh, serta koneksi internet stabil. Dengan arahan guru pengawas, mereka mengakses soal melalui sistem yang telah disediakan madrasah. Suasana ruang kelas terlihat kondusif, para siswa fokus mengerjakan soal secara mandiri dan penuh tanggung jawab.

Di tengah bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, semangat belajar para siswa tidak surut. Meski sedang berpuasa, mereka tetap menunjukkan konsentrasi dan kesungguhan dalam menyelesaikan setiap tahapan asesmen. Momentum Ramadhan justru menjadi ruang latihan untuk memperkuat nilai disiplin, kejujuran, dan pengendalian diri dalam proses evaluasi pembelajaran.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Laely Mahmudah, menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen berbasis Android merupakan bagian dari adaptasi madrasah terhadap perkembangan teknologi pendidikan. “Kami ingin membiasakan siswa memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab. Meski dilaksanakan di bulan Ramadhan, kami melihat antusiasme dan kedisiplinan siswa tetap terjaga dengan baik,” ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa asesmen ini bukan hanya untuk mengukur capaian akademik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter. Menurutnya, penggunaan perangkat pribadi dalam ujian menuntut tingkat kejujuran yang lebih tinggi dari siswa. Oleh karena itu, pendampingan guru dan penguatan nilai integritas menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Kegiatan hari ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di lingkungan madrasah dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai religius. Di bulan Ramadhan yang mulia, siswa kelas VII dan VIII menunjukkan bahwa teknologi tidak mengurangi semangat belajar, justru menjadi jembatan untuk terus berkembang secara akademik maupun karakter.(HumasMTsN3).