Apresiasi Inspiratif di Hardiknas 2026: Dedikasi Hebat, Prestasi Menguat
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di MTs Negeri 3 Banyumas tidak hanya menjadi ajang refleksi pendidikan, tetapi juga panggung penghargaan bagi para insan pendidikan yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan, madrasah memberikan piagam penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang dinilai berkontribusi nyata dalam memajukan kualitas pendidikan dan membangun karakter peserta didik. Sabtu (02/05)
Penghargaan pertama diberikan kepada Ali Supangat, sebagai pendidik berdedikasi tinggi. Sosok beliau dikenal konsisten dalam menjalankan tugas, penuh tanggung jawab, serta menjadi teladan dalam membimbing siswa. Dedikasinya tidak hanya terlihat dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan kedisiplinan peserta didik yang terus ia tanamkan dengan penuh kesungguhan.
Selanjutnya, apresiasi diberikan kepada Dra. Siti Nilawati sebagai pendidik penggerak literasi. Kiprahnya dalam menumbuhkan budaya literasi di madrasah patut diacungi jempol. Melalui berbagai kegiatan literasi yang inovatif dan inspiratif, beliau mampu menghidupkan semangat membaca dan menulis di kalangan siswa, bahkan menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Penghargaan juga diberikan kepada Atik Nurjanah, sebagai pendidik “Anti Galau” yang dikenal dengan pendekatan pembelajaran yang humanis, positif, dan membangun semangat siswa. Dengan gaya komunikasi yang hangat dan penuh motivasi, beliau mampu menjadi sosok pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menguatkan mental dan emosi peserta didik agar tetap optimis dalam menghadapi tantangan belajar.
Dari unsur tenaga kependidikan, penghargaan diberikan kepada Ety Nur Cahyaningsih, sebagai penggerak literasi yang berperan aktif dalam mengelola dan mengembangkan perpustakaan madrasah. Selain itu, Rianto juga menerima penghargaan sebagai tenaga kependidikan berdedikasi tinggi atas loyalitas dan kinerjanya yang konsisten dalam mendukung kelancaran kegiatan madrasah. Tak kalah menarik, Musthofa Nur, dinobatkan sebagai tenaga kependidikan pembina ekstrakurikuler “keren dan ng’tren” berkat kreativitas dan inovasinya dalam membina kegiatan siswa yang aktif, menarik, dan penuh dedikasi.
Pemberian penghargaan ini menjadi bukti bahwa setiap peran, baik guru maupun tenaga kependidikan, memiliki arti penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Tepuk tangan meriah dari seluruh peserta upacara mengiringi momen tersebut, menciptakan suasana haru sekaligus bangga. Hardiknas 2026 pun menjadi semakin bermakna, tidak hanya sebagai peringatan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus berkarya, berdedikasi, dan menginspirasi dalam dunia pendidikan.(HumasMTsN3)
